A password will be e-mailed to you.

KUSTOM KULTURE – ZENT PROZENT

“karya-nya bikin orang betah untuk lama-lama di jalan, namanya jadi bahan gosip para peminat rupa, setiap lihat gambarnya spontan terucap kata, keren! Gila!! Total!! Kita emang harus bilang wauw… Tak lain lagi, Ini pasti karena ulah si gondrong bernama ‘Zent’, terkenal dengan tag line-nya ‘zent prozent’”

Jogja memang tempatnya orang ‘kober’ (aktivitas yang jarang orang lakukan), salah satu-nya dengan keberadaan gambar di sepanjang jalan, kita dapat menyebutnya streetart. Di mulai dari tahun 2004 Zent sudah memulai kegiatan menggambar di ruang kota, waktu itu dia tak banyak tahu, akan disebut apa hasil karya-nya, atau sebutan apa yang tepat bagi seorang dia, “pokoknya menggambar di jalanan menyenangkan’’. Selang banyak waktu sudah dihabiskan untuk kesenangan-nya itu, akhirnya dia memutuskuan untuk mempelajari kegiatan-nya lebih serius, salah satunya bergabung dengan teman-teman SKYK (Sampah Kota YogyaKarta), mereka adalah kumpulan aktivis streetart, disebut aktivis karena mereka mempunyai visi untuk me-legalkan streetart, ya! memang aktivitas serupa  sebelumnya adalah kegiatan yang dilarang, lebih dikenal dengan istilah ‘vandalisme’. Sebelumnya untuk dapat menyeleseikan karya, mereka harus pinter-pinter mencuri keadaan, kalau nasib lagi buntung ya harus siap dengan omelan bahkan di geret petugas keamanan. Setelah bergabung dengan teman SKYK, Zent menjadi semakin semangat, banyak kesempatan untuk saling bertukar pikiran, berkarya bersama, kolaborasi, hingga terlibat dalam berbagai acara streetart.

Salah satu sisi menarik zent adalah karyanya mudah diingat, karyanya berbeda. Saat kebanyakan orang tampil dengan karya graffiti berupa tulisan, ia malah berkonsentrasi  menggambar dengan tema potrait, karya potrait-nya kebanyakan bertema tokoh dunia, karyanya menggambarkan tokoh yang bagi dia telah membawa banyak insiprasi, sebenarnya dia ingin sesuatu yang berbeda saja, tapi akhirnya dengan tema ‘realist potrait’ inilah dia banyak di kenal. Ada lagi kegiatan seperti kustom shoes, dan potrait di kanvas dengan teknik spray, kira-kira kalau di hitung dengan angka, sebanyak 100 karya lebih sudah ia lekatkan di dinding. Jadi jangan heran kalau peminatnya menyebar ke eropa dan australia.

Sekarang ia lebih banyak disibukan dengan job pesanan gambar, ia juga giat agenda pameran di galeri-galeri, dengan mengangkat tema street art maupun fine art. Ia punya keinginan agar karyanya dinikmati banyak orang, bahkan menginspirasi banyak orang, terutama yang punya ketertarikan bidang streetart. Semoga dunia seni lebih maju, semua bidang lebih di hargai, lebih  banyak orang dapat mengenal streetart, streetart pun bukan kriminal.

“dia sedang asyik dalam sebuah proyek, tak tanggung sudah memakan waktu 2 tahun, dia bermaksud menyeleseikan skitar 64 gambar di kamar hotel. Yeah…. kita tunggu kejutannya!!!”

 

Zent prozent is one of Yogjakarta’s street artists that well known for his realist portrait works. Usually Zent bring up world famous character that inspires him and/or many people as his works themes. He is part of SKYK (Sampah Kota YogyaKarta), a group of street artists that residence in Yogyakarta. SKYK itself have a vision to legalize street art, as we know street art mostly forbidden and labeled as vandalism. Zent himself not only work in the street, he use some other medias too, such as canvas, kustom shoes, etc. Now he prepared himself for an art project  that already run for two years!