A password will be e-mailed to you.

Sutherland MacDonald, tatois pertama Inggris membuka salonnya – dilantai atas sebuah Turkish bathhouse di London – pada tahun 1894 dan menawarkan body art pada pelanggannya. Dari generasinya, dia adalah salah satu orang pertama yang muncul sebagai tatois di Yellow Pages.

SUTHERLAND MACDONALD

 

Shuterland MacDonald yang lahir pada 25 Juni 1860 adalah salah satu tatois awal Inggris yang mulai bekerja pada akhir abad 19 dan awal abad 20, dan adalah tatois pertama yang teridentifikasi membuka diri pada publik. MacDonald bergabung dalam angkatan bersenjata Inggris pada tahun 1870an sebagai operator telegram pada The Royal Engineers dan pernah turut serta dalam perang Anglo-Zulu. Dia menghembuskan napas terakhirnya di rumahnya di 3 Guilford Avenue, Surbiton dan dikuburkan di pemakaman Surbiton.

Sutherland MacDonald yang dianggap sebagai salah satu tatois terbaik dalam sejarah tato. Disebutkan bahwa ia memulai karirnya sebagai tatois ketika ia bergabung dengan angkatan bersenjata Inggris pada tahun 1880an. Ketika ia keluar dari angkatan bersenjata, ia memulai karir profesionalnya. Pertama-tama ia bekerja tanpa menggunakan mesin, sampai kemudian pada tahun 1894 ia menerima hak paten untuk mesin tato elektriknya.
Dia orang pertama yang teridentifikasi sebagai tatois profesional di Inggris pada tahun 1889. Di tahun pertama ia muncul di tengah publik sebagai tatois, ia bekerja di ruang bawah tanah Ornate Hamam Turkish Bath di Jeremyb Street – sebuah ruas jalan yang dikenal karena menjamurnya gentleman’s club dan fashionable shop. Awalnya ia dipekerjakan sebagai superintenden Turkish Bath, dan melakukan pekerjaannya sebagai tatois diluar jam kerja. Pada tahun 1894, Post Office Directory London mengeluarkan kategori “tatois” khusus untuk MacDonald.

Studio tato pertama MacDonald terletak di Aldershot, Inggris. Kemudian ia pindah ke London dan membuka studionya di #76 Jermyn Street, di lantai atas sebuah Turkish bath. Ia menghabiskan sisa karirnya di tempat ini. Kontribusi MacDonald pada dunia tato jauh melampaui seni dan selebritas. Sebagaimana disebutkan sebelumnya, ia pernah diganjar British patent untuk tato mesin (patent #3035), meskipun mungkin ada beberapa bagian dari mesin buatannya yang perlu dihilangkan agar lebih praktis. Ia juga sering disebut untuk pengisian hijau dan biru pada palet tatois.

Meskipun sejarah tato terentang panjang, namun belum ada bukti tertulis lainnya menyebutkan tentang studio profesional lainnya di Inggris pada masa itu. Ia mengatakan kalau kliennya berasal dari beragam latar belakang, mulai dari para Duke dan Maharaja, sampai raja Norwegia dan Denmark. Raja Inggris Edward VII mendapatkan tatonya di Jerusalem dan putranya, George V, yang ditato di Jepang memicu ledakan trend diantara masyarakat umum. Dr. Lodder, pengajar seni kontemporer dan kebudayaaan visual universitas Essex, mengatakan bahwa, “Salah satu alasan mengapa MacDonald jadi sibuk menato adalah karena orang-orang ingin meniru raja. MacDonald mengklaim kalau ia pernah menato George V, tapi mungkin tidak.”

SUTHERLAND MACDONALD ART

MacDonald memulai dengan gambar dekoratif kecil dan dengan cepat berkembang menjadi karya berukuran besar. Termasuk didalamnya naga a la Jepang, diplikat lukisan salon karya William-Adolphe Bouguereau dan karya yang menggambarkan alam liar oleh Archibald Thorburn. Menurut Dr Lodder, sejarah tato bisa dirunut jauh kebelakang, akan tetapi tato pada masa itu memiliki maksud tertentu, tidak banyak orang yang membayar untuk sebuah tato, paling tidak sampai akhir abad 19.

Sutherland MacDonald bekerja sebagai tatois sampai umur 70an. Akan tetapi karirnya sebagai tatois disamarkan oleh anaknya yang (pada sertifikat kematiannya) memberikan profesi ‘Water Colour Artist’ pada ayahnya. Sutherland MacDonald meninggal pada tahun 1937.
*[k] dari berbagai sumber