A password will be e-mailed to you.

Pertanyaan standar nih, gimana ceritanyanya kamu menseriusi dunia pertatoan ?
Awal tertarik jaman masih kuliah (aku ambil desain produk industri- nyasar pake banget sih), circa 2008an aku bikin toolbox modular utk tattoo supplies yang elemen estetiknya hasil kombinasi dari morfologi pewayangan dan steampunk, waktu itu jatuh ke Werkudara. Karena jaman kuliah belum ada instagram- keponya dari fesbuk dan majalah nemu di distro- ngikutin Durga tattoo sama Ade Itamaeda untuk pointillism/dotwork, kebetulan artworkku juga mulai pakai teknik itu. Nanya2 kebutuhan tattooing apa aja ke Ewin (Erwin Darmawan) di Bandung- pas lulus kerja kantoran bentar sambil belajar pelan-pelan, lama2 mulai dikontak utk nato, akhirnya mulai keteteran di manajerial waktu, jadi aku lepasin aja ngantornya- sssssloooowmoyooo gaes!

Alat, tinta, dan yang lain sebagainya yang kamu pake nato ada spesifikasi khusus gak?
Aku cocok banget pake mesin rotary, dari baca di forum untuk fine lines dirujuk ke Hummingbird, and yes it is! Dapet pinjeman Stigma dan momen favoritku waktu dirujuk untuk pakai Hustle Butter sama Tarita- (Auroratattoolove) thank you gurrrrl!- favorit karena wanginya powdery jadi ga intimidatif, all natural also. Mayoritas klienku perempuan dan banyak yang baru pertama kali nato- beberapa agak takut dengan scent yang terlalu medic atau noise dari mesin. Sekarang lagi berusaha ngurangin plastic waste- kadang suka ngerasa bersalah kalo banyak2 buang plastik, sejauh ini aku baru bisa convert pakai tattoo film daripada plastic wrap untuk seal tatonya, atau beli plastic degradable untuk sampahnya.

Apa yang harus orang terlebih dulu pahami sebelum ngontak kamu untuk bikin tato?
Punya konsep, gak buru-buru apalagi impulsif, ngerti kalau aku pasti akan ngerubah referensi gambar yang dia kasih, gak nawar minimum price (hahahah), dan ngikutin instruksi aftercare sampai bener2 sembuh.

Selanjutnya…

1 2 3